Pages

Minggu, 27 November 2022

Profile Tgk. Amri Bin Zainal Abidin, M.Pd




Siapa Tgk. Amri Bin Zainal Abidin, M.Pd?


Tengku Amri adalah Putra ke-6 dari Tengku Zainal Abidin Bin Tgk Usman dan Hj. Nuraini Binti Tgk. Ahmad. Ayahandanya berasal dari Gampong Luek luek / Teureubue Kecamatan Mutiara Barat Kabupaten Pidie Aceh dan Ibundanya berasal dari Gampong Jojo Kecamatan Mutiara Timur Kabupaten Pidie Aceh. Beliau dibesarkan di Gampong Jojo Kecamatan Mutiara Timur Kabupaten Pidie Aceh. 

Pendidikan dan Pengajian serta Sanad Keilmuan

Sejak usia dini beliau sudah sangat menyukai dunia pendidikan dan pengajian, terbukti pada usianya 5 [lima] tahun sudah menduduki Madrasah Ibtidaiyah [MIN] di Beureunuen. Walaupun tidak memenuhi syarat untuk diterima, namun tekat kuat untuk tetap sekolah sehingga terdaftar pada usia 5 tahun. beliau selalu memilih bangku di depan sehingga dapat menangkap pelajaran dengan sempurna karena dulu masih mengunakan media papan tulis hitam dengan kapur. Sedangkan pengajian Al-Qur'an, Agama dan Adab beliau mendapatkan langsung dari Ayahandanya Tgk. Zainal Abidin sebagai Imam Gampong [ustazd] Desa Jojo menjabat lebih kurang 20 tahun dan sisanya 5 tahun beliau mengabdi sebagai Imam Rawatib di Mesjid Alue Batee Kecamatan Mutiara Timur Kabupaten Pidie. diantara pelajaran agama yang didapati ialah Tahsinul Al-Qur'an dan pelajaran Adab dan Ibadat [Fiqih Praktis] Taharah, Shalat dan Puasa.

Setelah menamatkan Sekolah dasar / MI beliau melanjutkan pendidikan ke MTsN [SMP sederajat] di Beureunuen  beliau sudah terlihat intektualnya berkat bimbingan Abangda Tgk. Saiful ZA dan kakanda Tgk. Rohana ZA, sehingga Alhamdulillah beliau mendapat perinkat / rangking  besar dikelas VII sampai IX. sedang pengajian beliau dihantarkan oleh Ibunda tercinta ketempat pengajian Tgk Mukim Alue Batee H. Hasan Adam dan isterinya Ummi Rahmawati AR. terletak 1.5 Km dari rumah, dengan waktu mengaji antara Magrib sampai Insya. Disana beliau belajar kitab kitab jawi, Kitab Akhlak, masailail muhtadi, dan Hafalan Qur'an Surat Pendek. sehinggalah 3 [tiga] tahun atau sampai tamat MTsN.

Pada usia Beliau 15 tahun melanjutkan belajar di MAN Beureunuen atau setingkat dengan SMA. kiprah beliau semakin nampak sebagai pemimpin, sehingga beliau menjadi ketua kelas dan aktif dalam organisasi OSIM [Organisasi Siswa Intra Madrsah], serta masih mempertahankan peringkat 3 [tiga] besar. Sedangkan bidang pengajian beliau sudah mengaji di Dayah perdana di Gampong Jojo bernama Dayah Tgk. Syik Dipeulumat Al-Aziziyah Gampong Jojo Kecamatan Mutiara Timur Kabupaten Pidie Provinsi Aceh, di bawah pimpinan Tgk. Mansur Padang Tiji [Abu Go go] alumni dari Dayah Mudi Mestra Samalanga Bireuen. Saat pendirian dayah pertama tersebut, beliau adalah santri perdana dan di tepung tawari oleh yang sangat mulia Ulama Kharismatik Aceh yaitu Abu Kuta Krueng pimpinan Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng Kabupaten Pidie Jaya Aceh. Disana sudah mulai belajar ilmu retorika [muhazarah], zikir shalawat serta ibadat berjamaah. serta kitab kitab Arab dasar.

Pada saat menjelang tamat MAN ada seorang peneliti yang mengambil tempat penelitian di MAN Beureunuen, yaitu Tgk. Syarkawi Abdullah, M.Ed yang sedang menyelesaikan program doktor di IIUM [Internasional Islamic University Malaysia] serta membawa formulir pendaftaran bagi siswa yang ingin belajar di MAtrikulasi disana. beliau tertarik dan ingin melanjutkan studi ke Malaysia. Semangat yang kuat sehingga beliau rena naik Amobil angkutan umum untuk melengkapi syarat pendaftaran tersebut. dan beliaupun berangkat kesana dan disana beliau belajar bahasa Arab, bahasa Inggris dan Tilawah AlQuran bersama guru guru dari negeri asalnya. Bahasa inggris dengan Guru dari England dan US serta Bahasa Arab dari Mesir demikian pula dengan Tilawah Qur'an dari Palestina. Sungguh pengalaman yang luar biasa. beliau juga disela sela pengajian ketiga ilmu tersebut menyempatkan diri untuk mengajar Alquran kepada Pak Cik2 yang belum bisa membaca Alquran di Petaling Jaya selangor Malaysia. dan hari hari tertntu membantu Menjual kitab di IIUM Malaysia.

Setelah menguasai bahasa Arab, Inggris, Malaysia dan bahasa Kelantan, beliau berkeinginan untuk mendalami Tahfidz Al-Qur'an di Thailand Selatan yaitu di Markaz Yala Pattani Thailand dan di Sugai Kolak Narathiwat  Thailand. Selanjutnya beliau kembali ke Malaysia dan mendapatkan Tawaran menjadi Ustadz di Pondok Pengajian AlQur'an Peringgit Melaka Malaysia. beliau mendapatkan kesempatan menjadi pengajar dan merangkap sebagai tenaga administrasi penerimaan santri baru dan iuran nya.


Pernikahan dan Usaha

Pada usia 25 tahun beliau kembali ke tanah air Aceh untuk melangsungkan sunnah rasul yaitu menikah dengan gadis pilihan Ibunda yaitu Ummi Rita dari Peunaom II Tangse. Ibunda ingin merapatkan saudara yang sudah jauh. dan beliau pun meminta calon istrinya kepada ibunda adalah yang ada mengaji. dan Alhamdulillah calon istri beliau adalah alumni dari Dayah Darussalamah Teupin Raya Pidie di Bawah Pimpinan Almarhum Abon teupin raya dan pernah menjabat sebagai Ketua MPU Kabupaten Pidie. Hasil perkawinan yang suci tersebut Allah  menganugrerahkan 3 [tiga] orang cahaya mata bernama : Zinnirah Faizah, Muhammad Zafran dan Salwatul Yumna.

Pada Tahun 2005 adalah tahun yang sangat bersejarah disanalah beliau mengakhiri masa lajangnya dengan berkawin dengan Ummi Rita Binti Tgk Bukhari. dan memulai usaha photo copy dan percetakan. penagjian agama beliau menuntut dengan Tgk. H. Muhammad nashir Bin Tgk Muhammad Daud Alumni terbaik Dayah Lam Ateuk Aceh Besar juga Kepada Tgk H. Mahdi M. Daud [Abu Mahdi] Lam Ateuk. serta dengan Tgk. Muhammad Daud Bin Abdullah Alumni terbaik Tanoh Mirah kabupaten Aceh Barat. dan juga dengan Abi Usi pimpinan dayah Al-Munawwarah Paloh lhok Usi. Tgk. Abu Bakar Barieh Alumni Dayah Darussalam Labuhan Haji Aceh Selatan.

pada Tahun 2008 beliau bersama istrinya melanjutkan S-1 di Universitas jabal Ghafur Sigli dan di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal serta menamatkan pada tahun 2012 serta beliau mengabdi sebagai Asisten Dosen di Universitas jabal Ghafur sigli serta pernah menjabat sebagai Kepala Lembaga Bahasa di Universitas Tersebut. sehinggalah sampai tahun 2020

Perpindahan dan Hijrah

Tahun 2020 beliau pindah ke Tangse pada sebelumnya tinggal di Kotamini Beureunuen kecamatan Mutiara Timur Kabupaten Pidie. saat pindah ke Tangse beliau aktif mengikuti pengajian dengan Tgk.H. M.Jafar Hamzah, S.Sos.I [Waled Blang Bungong] Pimpinan Dayah Syamsul Ma'rifah AlAziziyah pengajian rutin setiap pagi sabtu. pengajian para pimpinan dayah di wilayah tangse. pada saat yang sama saya diminta untuk mengajar di MAS Syamsul Ma'rifah dan juga menjabat sebagai Operator MAdrasah. Disamping itu juga beliau ditugaskan untuk melanjutkan S2 sebagai persiapan mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Agam di Dayah Syamsul Ma'rifah Tersebut. dan pada tahun 2022 beliau menamatkannya dengan predikat Cumload.

Tariqad Tariqad

1. Tariqad Samadiyah dan Lailahaillah adalah anak rabithah dari Almarhum Tgk. Haji Muhammad Amin Bin Tgk Mahmud Syah [Tariqad Al-Hadadiyah]
2. Tariqad Yasin dan Waqiah bersama Abu di Kuta Krueng
3. Tariqad Suluk bersama Abuya Muda Waly AlKhalidy melalui Khalifah Ayah Zaidi Pucok I Tangse

Keaktifan dalam Organisasi dan Parpol


Kini beliau aktif dalam organisasi keislaman dan partai Politik seperti:
1. Bendahara pada Forum Majelis Taklim Sirul Mubtadin kecamatan Tangse
2. Anggota Takmir dan Imam Rawatib Mesjid Besar Baitul Istiqamah Kecamatan Tangse
3. Ketua Seksi Publikasi Himpunan Ulama Dayah [HUDA] Kecamatan Tangse
4. Sekretaris Jenderal Partai Adil Sejahtera [PAS] Majelis Perwakilan Cabang [MPC] Tangse

Tulisan dan Karya Ilmiah

Diantara Tulisannya ialah
1. Improving Students Speaking Skill By Using Communicative Approach in SMA Negeri Beureunuen [Skripsi]
2. Implementasi Pendidikan Kecakapan Hidup [Lifeskill] yang terintegrasi dengan pendidikan Dayah di MAS Syamsul Ma'rifah AlAziziyah Blang Bungong Tangse [Tesis]

Demikianlah Profil Singkat  dari Tgk. Amri Bin Tgk. Zainal Abidin, M.Pd

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll

Arsip Blog